Sendiri, berdiri di dekat jendela, Sin pun mulai menatap kumpulan awan yang menyibak angkasa. Ada bermacam hal yang ia inginkan, bahkan terlalu banyak keinginan yang mulai memenuhi benak Sin. Dan dari segala macam bentuk keinginan yang pangeran itu harapkan agar terwujud, keinginan itu hanya ada satu: menemukan kebahagiaan sejati. Sin membutuhkan sosok yang bisa membawanya menyeberang dari sisi gelap yang selama ini menaunginya. Ia membutuhkan kehadiran seseorang yang mampu mengisi kekosongan. Memandang dunia melalui jendela, bagaimana bisa langit terihat berbeda ketika Sin menempatkan diri di sudut yang berbeda? Tidak. Bukan hanya itu. Sin tahu, dia berpikir bahwa dunia berputar di sekitarnya dengan cara yang asing. Dahulu, ketika sang ibu masih hidup, Sin merasa tidak membutuhkan apa pu

