#65 Suasana pagi di rumah Pak Rudi dan Bu Mulia terasa ceria begitu kehamilanku semakin membesar. Perhatian mereka selalu terlimpah untukku. Aku nggak kekurangan makanan dan istirahat, padahal aku masih terhitung pekerja di sini. Aku menggantikan tugas Bu Mulia untuk membayar gaji para pekerja di rumahnya, memastikan kebutuhan dapur selalu tersedia, dan memerhatikan kondisi rumah dan kendaraan. Kalau ada yang perlu diperbaiki, baik rumah maupun kendaraan, aku yang perlu memberikan izin dan mengatur pengeluarannya. Mantap sekali pekerjaan ini. Namun nggak semua orang menerimaku sebaik Bu Mulia dan Pak Rudi. Ada beberapa pekerja yang merasa keberadaanku mengganggu. Mereka nggak terang-terangan membenciku. Mereka bermain di belakang, membicarakanku, terkadang mengerjaiku dengan sengaja ngg

