#37 Aku nggak bisa berdiam diri mendapati Aura susah dihubungi. Aku segera berganti pakaian dan menuju kantor Aura. Selama dalam perjalanan, hape Aura masih susah dihubungi. Aku mengirim pesan lagi. Me: Lo dimana? Sepuluh menit kemudian, Aura membalas. Aura: Gue diminta membereskan berkas di ruangan om gula lo. Gila, modus banget pacar lo. Gue jadi seruangan sama Derek ToT Aku mendesah lega karena Aura sudah membalas pesanku. Me: Sekarang lo dimana? Gue otw kantor lo. Aura: Traktir gue makan T_T tenaga gue habis disedot pelototan Derek! Aku spontan tertawa. Ada-ada saja, pikirku. Setelah empat puluh menit terjebak kemacetan, akhirnya taksi yang aku tumpangi sampai ke kantor Aura. Aku segera menelepon Aura begitu masuk ke dalam lobi. “Aura, lo dimana?” tanyaku begitu panggil

