Memori yang menyakitkan

2572 Kata

"Tiaraaa!!" Rayyan buru-buru melompat. Tak peduli lagi dengan kedalaman air sungai. Tak berpikir lagi tentang kemungkinan batu, ular atau buaya sekalipun mengincar tubuhnya yang terjun bebas. Yang dia inginkan hanyalah menyelamatkan tubuh kekasihnya sebelum tenggelam tertelan air yang mulai kelaparan. Dewi dan Wahyu syok, baru sadar apa yang baru saja Terjadi. Untung saja Dewi menginjak rem di saat yang tepat. Jika tidak, mobil mereka akan menabrak pembatas jembatan dan ikut terjun ke dalam sungai. Mengikuti tubuh korban yang terpental. Keduanya Buru-buru keluar dari mobil. Meminta bantuan untuk menyelamatkan putra mereka yang ikut terjun ke bawah. Rayyan selamat, tidak cidera apapun. Tapi bukan itu yang pemuda itu khawatirkan. Nyawanya tidak ada artinya dibanding milik Sang Kekasih.

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN