Eky, Si Sekretaris yang Wahyu siapkan untuk membantu pekerjaan Rayyan, nyatanya tidak banyak membantu. Rayyan lebih memilih Pricill membantu mengatur skedjulnya. Masih belum mempercayai orang baru. Dalam beberapa kesempatan Pak Theo meminta maaf seraya meminta diberikan kesempatan agar keponakannya dapat menyesuaikan diri dengan baik. "Ini kantor Pak Theo!! Butuh orang yang siap kerja! Bukan yang masih belajar merangkak seperti itu. Jangan mentang-mentang penilaian perusahaan terhadap Pak Theo bagus, lantas Bapak bertindak sewenang-wenang!" semprot Rayyan. Kesal pegawainya terus saja mencari muka. “Biarkan saja sistem yang bekerja. Jika baik, maka siapapun akan dipertahankan. Kalau buruk, untuk apa?” Selama beberapa bulan bekerja di bawah bimbingan Pricill, pekerjaan Eky semakin menampi

