Menikmati luka

2094 Kata

Rayyan sangat bersemangat. Ia mengendarai mobil dengan kecepatan penuh. Tak sabaran ingin segera tiba di tempat tujuan. Untung saja suasana jalan tidak sedang macet, karena diluar jam sibuk kantor. Tiara mengirimkan pesan kepadanya. Meminta untuk bertemu. Rayyan sampai tidak bisa berkata-kata. Entah sudah berapa putaran waktu ia menunggu kabar dari kekasihnya itu. Ia langsung mengusahakan penampilan terbaiknya. mencukur habis semua rambut di wajah, meskipun rambutnya dibiarkan sedikit gondrong. Tapi sudah ia atasi dengan sebuah ikatan kecil pada setengah rambut di belakang kepala. Rayyan tak ingin sama sekali melewatkan pertemuan dengan Tiara, meskipun efek pengar masih sedikit menyerang. Rayyan tiba di tempat perjanjian. Sengaja ia datang lebih awal. Ingin menyambut Tiara. Ingin lebih

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN