Tiara terduduk lemah di depan gundukan tanah berwarna merah dan basah. Taburan bunga masih nampak segar diatas pusara Bunga. Tatapan gadis itu jadi sering kosong. Melamun tak bersemangat menjadi hobi baru Tiara sejak kepergian wanita tercintanya. Keluarga satu-satunya yang ia kenal dan miliki. Tiara tidak pernah tau siapa ayahnya, paman , juga kakek neneknya. Dalam dunia yang ia kenal hanyalah Bunga sebagai keluarga. Bunga merangkap peran sebagai seorang Ibu, Ayah, Paman, Bibi, bahkan Kakek dan neneknya. Dalam kesedihan Tiara, Danu dengan setia senantiasa menjaga selama beberapa hari pasca kematian Bunga. Membantu apapun yang diperlukan gadis itu. Menemaninya kemanapun, meskipun hanya berdiri mematung selama beberapa jam. Membiarkan gadis kesayangannya menikmati rasa sakitnya saat itu.

