Tiara memberanikan diri membuka pintu pagar, berjalan-jalan sebentar keluar rumah. Mencari warung atau minimarket terdekat. Persediaan makanan di dalam memang masih banyak, tapi ia butuh keperluan primernya sebagai seorang wanita. Sepertinya ia akan segera kedatangan tamu bulanan. Tapi tak memiliki stok pelapis. Tak ingat sama-sekali saat menyiapkan pakaian beberapa hari lalu. Danu telah pergi meninggalkannya sendiri di rumah itu sejak dua hari yang lalu. Jika tidak ada halangan lelaki itu akan kembali esok hari. Tiba-tiba terbersit rasa rindu pada orang yang ia jadikan kakak tersebut. Tiara celingukan, melempar pandangan ke kanan dan kiri. Menimbang ke arah mana akan melangkah mencari barang yang ia butuhkan. Pada akhirnya memutuskan untuk memilih arah kanan, menyelusuri perumahan yang

