Danu menuntun tas milik Tiara yang berisi beberapa potong pakaian gadis itu untuk beberapa hari kedepan selama ia tinggalkan. Keduanya memasuki sebuah rumah yang terasa asing bagi Tiara. “Kita dimana seh Nu? Ngapain kesini?” Tiara melempar pandangan ke sekitar. Secara keseluruhan memang lebih bagus dari kontrakan mereka sebelumnya. Tapi Tiara tidak suka lingkungan baru. Ia lebih suka tinggal sendirian di rumahnya yang penuh kenangan. “Nu! Kita pulang aja lagi yuk!” rengek Tiara, enggan masuk. “Enggak Ra! Selama aku tinggalin kamu sendiri, kamu tinggal disini supaya aku tenang.” Danu membuka kunci pintu, mempersilahkan gadis itu masuk. “Tapi ini rumah siapa Nu?” Tiara mengekori meskipun masih saja terus bertanya. “Ini rumah keluargaku. Sebelumnya aku tinggal disini kalau bosen di Alexa

