Waktu berlalu terasa begitu lambat, setidaknya itu yang Tiara rasakan tanpa kehadiran Bunga. Satu-satunya tempat ia bergantung dan berkasih sayang tak dapat lagi dipandang netra. Enam bulan telah berlalu, Tiara Masih saja merasakan sakit yang teramat. Seperti saat pertama ditinggal Bunga dan mengetahui pengkhianatan Mira. Untung saja Danu selalu mengingatkan dirinya agar ikhlas, merelakan semua takdir kehidupan. Meskipun itu tidak adil bagi gadis mungil tersebut. Tiara melanjutkan study, sedangkan Danu terus menjadi kumbang petang. Ia benar-benar menggantikan posisi Bunga bagi Tiara. Datang pagi ke rumah kontrakan usang itu, dan pergi lagi saat matahari terbenam. Danu pula yang menyambut penuh antusias kedatangan gadis sebatang kara itu dari kepulangannya. Memperlakukannya dengan lembu

