“Ra, kamu lagi ngapain? Kamu mau kemana?” Danu melintasi kamar Tiara, melihat gadis itu sedang sibuk dengan koper dan potongan pakaian miliknya. “Aku mau pindah, Mas Nu!” jawab Tiara, sambil terus sibuk melipat dan memasukkan barangnya ke dalam tas dan koper yang telah disiapkan. “Pindah? Kemana Ra? Kenapa?” Danu mendekat dengan cepat. Tiara tersenyum geli melihat laki-laki yang sudah ia anggap kakak itu nampak ingin tau semua hal tentangnya. Apalagi sejak kepergian Bunga. Danu jadi lebih dekat dengan Tiara. Lelaki itu sampai mengambil banyak cuti hanya untuk menemai dan mengurusi gadis cengeng seperti Tiara “Setelah Tiara pikir dan menimbang, sebaiknya aku menerima tawaran Tante Mira, Nu! Kalau disini terus, aku akan semakin sedih. Tenggelam dalam kenangan tentang Bunga. Aku akan sela

