Identitas tersirat

1641 Kata

Semenjak keputusan menolak permintaan dari Marthalendra dikeluarkan, hampir setiap hari Rayyan kedatangan buket lukisan. Isinya hampir sama. Potret lukisan beberapa pose dirinya. Akh, sebenarnya Rayyan hanya menebak itu adalah dirinya. Entah hanya perasaannya saja, atau memang benar adanya. Tapi setiap ia memandang lukisan itu, Rayyan merasa tengah memandang potret dirinya sendiri. Entah apa maksudnya, Rayyan sendiri tidak mengerti. Apakah Marthalendra sedang berusaha membujuknya, atau pelukis itu adalah penggemar rahasianya? "Pagi, Pak! Ada kiriman buket seperti biasa!" Eky masuk membawa sebuah gulungan dengan terikat pita berwarna merah muda di tangannya. Meletakan di meja Rayyan sebelum akhirnya membacakan skedjul yang dimilik atasannya hari itu. "Ish! Mereka gigih sekali! Bahkan

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN