bab 13 - Terungkap.

1306 Kata

Jantungku berdetak kencang. Mataku membesar, mendapati sosok yang begitu aku kenal tengah berdiri diambang pintu pagar. "Ibu ..." bibirku bergerak begitu saja, sosok itu berjalan mendekat dengan senyum yang terhias dibibirnya. "Cucu, Kakek ... sini sayang," suara Ayah mertua begitu riang, Keysa langsung berhambur ke dalam pelukan, Kakeknya. "Eh ... Ibu dan Pak Haji?" seloroh Ibuku dengan ramah. "Masuk besan ..," lanjut Ibu dengan senyum mengembang dibibirnya. "Ibu sehat?" tanyaku setelah mencium tangannya. "Sehat, Sya ... kamu sendiri gimana?" jawab Ibu sambil mengamati wajahku. "Sehat, Buk ... Alhamdulillah," balasku dengan senyum tipis. "Buk ..." sapa Kak Tria. "Tria ya?" tanya Ibu di balas dengan anggukan kepala oleh, Kak Tria. "Lagi libur?" lanjutnya. "Iya, Buk ... dapat jata

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN