Alexander memarkirkan mobilnya, akhirnya, setelah berkeliling selama satu jam lebih Alexander memutuskan untuk mengarahkan mobil ke tempat kue yang di maksud Axel. Alexander mematikan mesin mobil, senyum bahagia tidak lepas dari wajah tampannya, benar-benar bahagia. Victoria langsung keluar dari mobil Alexander tanpa mengatakan apapun, toh pria itu yang meminta ikut dan merepotkan diri, jadi Victoria tidak perlu bermanis-manis dan berterima kasih. Harusnya pria itu yang berterima kasih karena sudah boleh ikut. Meskipun Alexander di tinggal pergi Victoria tanpa sepatah katapun, senyum di bibirnya tidak pernah luntur bahkan semakin lebar. Park Alexander sepertinya sudah mulai gila. Setelah menekan tombol kunci untuk mobilnya, Alexander langsung berjalan cepat menyeimbangkan langkahnya den

