“Kamu baru mengajakku datang dan sekarang kamu sudah pergi, Kenzo?” Atlas menatap ke arah sahabatnya dengan raut wajah kesal. Kemarin dia masih bekerja dan Kenzo terus-menerus mengajaknya untuk berlibur. Alasannya satu, dia ini menghabiskan waktu seperti dulu lagi, melepas penat dan beristirahat sejenak. Namun, pagi-pagi sekali, Kenzo sudah mau masih pakaian. Mereka bahkan baru dua hari berada di tempat itu. Atlas sendiri belum puas menikmati pemandangan sekitar. Dia belum berjalan-jalan dan mengeksplor semuanya. “Kemarin kamu mengajakku dengan begitu bersemangat. Sekarang kamu pulang tanpa bilang lebih dulu. Kamu benar-benar keterlaluan, Kenzo,” ucap Atlas kembali. “Ada urusan yang harus aku selesaikan,” sahut Kenzo. “Memangnya apa? Ivanka?” Atlas langsung menatap sinis marah Ken

