“Ivanka, kenapa kamu diam saja?” Ivanka yang sejak tadi melamun pun langsung tersentak kaget ketika Safira menegurnya. Sejak tadi pikirannya memang tidak fokus sama sekali, membuat Ivanka tidak menyadari kehadiran sahabatnya. “Pagi-pagi kamu ngelamunin apa?” tanya Safira kembali. Wanita itu memperhatikan sang sahabat yang masih terdiam. Ivanka pun langsung menggelengkan kepala. Bibirnya tersenyum jantung. Pasalnya sejak tadi dia memikirkan tentang ciuman yang baru saja diberikan Kenzo. Biasanya pria itu melakukan dengan sangat brutal, tetapi hari ini terasa berbeda. Kenzo memperlakukannya dengan begitu lembut. Hal yang membuat Ivanka kembali merasa tidak tenang. “Aku pikir kamu sudah memikirkan Kenzo,” ucap Safira dengan nada menggoda. Meskipun tebakan sahabatnya benar, Ivanka ber

