“Jadi, bagaimana kabarmu, Ivanka?” Ivanka yang ditanya kerja di depannya hanya tersenyum canggung. Sudah lama dia tidak bertemu dengan Rey yang merupakan sahabat dari kakaknya. Ivanka masih cukup ingat kalau dia dulu juga dekat dengan pria itu, tetapi karena pertemuan mereka yang sudah terbilang lama, Ivanka mulai merasa berbeda. Rey juga seperti orang asing baginya. “Apa kamu tidak mengingatku?” Rey juga tidak mendapat jawaban dari Ivanka mulai menatap penasaran. Namun, dengan cepat Ivanka menggelengkan kepala. Dia menjawab, “Aku mengingatmu.” “Syukurlah kalau kamu mengingatku. Tadi aku pikir kamu lupa,” ucap Rey sembari terkekeh kecil. Ivanka hanya menanggapi guyonan Rey dengan senyum tipis. Dia di depannya masih saja sama, mudah berbaur dan juga akrab dengan siapa saja. “Selain i

