“Minumlah.” Kenzo yang baru saja memejamkan mata pun langsung membuka mata secara perlahan. Dia menatap ke asal suara, memperhatikan Ivanka yang sedang memberinya segelas minuman. Hari ini pekerjaan Kenzo begitu banyak, membuatnya harus bekerja sampai larut malam. Rasa lelah mulai dirasakan. Itu sebabnya, Kenzo memilih untuk beristirahat sejenak di sofa ruang tamu. Namun, siapa sangka kalau Ivanka belum tidur. Kenzo pikir semua penghuni rumahnya sudah tertidur, kecuali para pengawal yang masih setia berjaga. Tapi, ternyata Ivanka masih terjaga. Entah karena menunggunya atau memang belum tidur saja. Hingga Kenzo mengambil gelas di tangan Ivanka. “Kalau begitu, aku masuk ke kamar dulu,” ucap Ivanka. Dia pun langsung berbalik dan bersiap pergi. Tepat saat itu, Kenzo memberikan isyarat de

