“Kamu terlihat cantik hari ini, Vega.” Vega yang mendengar pujian itu pun langsung tersenyum manis. Wajahnya terkesan malu-malu dengan kedua pipi yang merona. Meski dalam hati dia begitu bangga dengan pujian itu, dia tetap menunjukkan sifat rendah hatinya. Dia bahkan dengan lembut berkata, “Terima kasih, tapi aku tidak secantik itu.” “Kata siapa kamu gak secantik itu? Diantara semua tamu undangan, kamu itu yang paling cantik,” ucap wanita di hadapan Vega. Vega lagi-lagi memasang raut wajah malu karena sanjungan yang diberikan. Senyum penuh kelembutan di bibirnya tidak luntur sama sekali. Dia benar-benar menunjukkan sifat anggun dihadapan semua orang. “Aku yakin, saat Kenzo datang nanti, dia akan terpesona denganmu,” ucap Nara yang sejak tadi mendengarkan. Beberapa wanita yang sejak ta

