“Kemana Kenzo? Bukankah dia bilang mau menjemputku?” tanya Ivanka ketika melihat Arya yang berdiri dan menunggunya. Dia pun melongok ke dalam mobil, berharap Kenzo ada di sana. Namun, Kenzo tidak ada. Mobil itu kosong, membuat Ivanka menatap ke arah Arya berada. Dia membutuhkan penjelasan dari pria di sebelahnya. “Kemana Kenzo?” tanya Ivanka lagi. Kedua tangannya meremas ujung gaun erat. ‘Apa dia membohongiku? Apa perlakuan baiknya hari ini hanya untuk menipuku saja,’ batin Ivanka. “Tuan Kenzo tidak bisa menjemput anda, Nona. Beliau menyuruh saya menjemput,” jawab Arya dengan tenang. Meski kesal dan merasa patah hati, Ivanka mengulas senyum. Mau tidak mau, dia harus menyimpan dalam-dalam perasaan sakitnya. Dia pun memilih masuk ke dalam mobil. Sedangkan Arya yang sudah melihat Ivanka

