STC 11

1377 Kata

ATHAR PoV Ungkapan hati Zyana terngiang-ngiang dalam benakku hingga membuatku tak bisa tidur, tetapi aku memejamkan mata dan tak bergerak sama sekali, berharap rasa kantuk segera datang dan menenggelamkanku di alam mimpi. Ketika terbangun, aku mendapati Zyana sedang melaksanakan salat subuh. Sungguh istri yang tak bijak, bukankah seharusnya dia membangunkanku dan mengajakku salat berjemaah? Pun ketika pagi semakin terang, bukannya menawarkan kopi atau teh untukku, Zyana justru langsung keluar dari kamar tanpa mengucapkan sepatah kata pun. Apa dia ingin memusuhi suaminya sendiri? Aku juga keluar kamar dan mendapati Zyana dengan wajah sumringah ketika berbicara dengan Ita, tetapi saat bersitatap denganku, air mukanya langsung berubah. Dia selalu melempar senyum dengan mata berbinar pad

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN