STC 13

1089 Kata

Jatuh cinta pada Zyana? Itu adalah hal paling mustahil dalam hidup dan aku menegaskan hal tersebut pada Rania, dia tidak perlu mengkhawatirkan perasaanku karena cinta dalam hati sudah terpaku untuknya. Keesokan paginya aku mengantar Rania ke rumah ibu mertuaku, tak lupa aku menawarkannya ke rumah sakit tapi beliau menolak. Katanya hanya perlu istirahat di rumah apalagi sebelumnya sudah memanggil dokter. “Aku pergi dulu, Sayang.” Aku mencium kening dan pipi Rania sebelum pergi. Ibu mertuaku menawarkan agar aku menginap tapi terpaksa kutolak, selain karena sibuk di kantor aku juga harus pulang ke rumah orang tuaku. “Jangan lupa jemput aku hari rabu.” Rania mengingatkan ketika mengantarku ke mobil. “Pas 'kan tujuh hari tujuh malam dengannya?” Aku terkekeh sambil mengangguk. “Aku suka m

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN