"Anindya, saya nggak bisa sarapan sama kamu." Ocean menghampiri Azura dengan langkah cukup terburu-buru membuat Azura yang sedang sibuk menyiapkan sarapan menatap Ocean bingung apalagi saat pria itu mengulurkan tangan padanya. "Apa nih?" tanya Azura. Menatap tangan Ocean ngeri. "Salim sama suami, Anindya. Saya mau berangkat kerja." Azura menatap tangan Ocean ragu-ragu namun pada akhirnya meraih tangan itu. Membawanya ke pipi. "Udah." "Cara salim yang benar tidak seperti itu. Saya yakin kamu juga tahu caranya. Ulang." "Ocean, lo ngajak gue ribut mulu ya. Nggak puas lo peluk-peluk gue tadi pagi?" Azura masih ingat dengan begitu jelas apa yang dilakukan oleh Ocean pagi tadi padanya. "Selamat pagi, Anindya." Azura kembali memejamkan matanya saat menyadari Ocean tidur tepat di sampin

