Please

1694 Kata

Setelah melalui drama pertengkaran dengan Davina, akhirnya Reno diizinkan masuk untuk menjenguk Bimo. Di ujung sofa, di dekat pintu Davina bersedekap menahan amarah. Sudah berkali-kali Rudiawan memaksa istrinya untuk memberi waktu Reno dan Bimo untuk mengobrol, tapi langsung ditolak oleh Davina. Bukan tanpa alasan, Davina yakin Reno hanya akan membuat Bimo semakin sulit untuk melupakan masa lalunya, terutama Wulan. “Ma, untuk kesekian kalinya Bimo minta.” “Nggak.” “Kalau gitu Bimo yang keluar.” “Nggak. Sudah bagus mama izinkan pria ini jenguk kamu, sekarang kamu nyuruh mama pergi?” “Terserah Mama, pilih aja. Bimo atau Mama yang keluar?” Davina menghentak kakinya, kemudian meninggalkan kamar Bimo bersama Rudiawan, dengan geraman tak jelas dan pandangan tajam yang masih ditujukan pada

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN