Begitu hari berganti, mereka pulang ke Jakarta. Ian awalnya berencana lebih lama lagi di Bali, mengingat dia sedang honeymoon dengan Bella, tetapi Bella tidak mau dan meminta pulang cepat. Bahkan sekarang, mereka tengah berada dalam perjalanan pulang dari bandara ke mansion. Smartphone Bella berdering, tertera nama Jesse, adiknya. Ian menatap Bella. Bella lantas mengangkat telpon dari Jesse. “Iya Jesse?” “Kak, aku pamit ya. Hari ini aku mau kembali ke asrama.” “Kamu di mana sekarang?” “Rumah sakit.” “Tunggu sebentar, Kakak ke sana sekarang.” Bella memutuskan sambungan telepon, lalu menatap ke arah Ian. “Bolehkan aku pergi? Aku ingin mengantarkan Jesse ke sekolahnya.” “Boleh.” Jawaban Ian membuat Bella tersenyum senang. “Aku akan pulang secepatnya.” “Siapa yang mengizink

