Maaf

1096 Kata

Bella makan malam seorang diri, karena Ian mengatakan bila dia tidak akan sempat makan malam di mansion, juga dia akan pulang larut malam. Dan begitu selesai makan malam, Bella kembali ke kamar dan menyibukkan diri. Entah itu membaca, mendengarkan musik ataupun menonton film. Tidak terasa waktu bergulir begitu cepat, tetapi Ian belum juga memperlihatkan batang hidungnya. “Ian kemana ya?” Bella menatap pintu kamar, dia sungguh bosan menunggu Ian yang tidak pulang-pulang. Bella merebahkan tubuhnya di ranjang, Bella menatap langit-langit kamar. Ini tentu kali pertama Ian pulang begitu telat. Jikalau harus bergadang, Ian pasti akan lebih memilih pulang dan mengerjakan pekerjaannya di mansion. Bella membuang napasnya berat, entah kenapa, tetapi hari ini perasaan Bella terasa tidak enak.

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN