PART 58 LULUS

1116 Kata
“Terimakasih Ananda Thalia atas presentasi nya,sekarang Ananda bisa keluar lebih dulu.Kami akan berdiskusi menentukan apakah Ananda lulus atau tidak.” Thalia tersenyum dia lalu mengangguk dan berjalan keluar,di luar sudah ada Kyla yang menunggu nya di luar. Thalia berjalan cepat dan langsung memeluk Kyla erat,”ky aku takut,kalau nggak lulus gimana?” Thalia mendongakkan kepala nya menatap Kyla,teman nya itu sudah lebih dulu lulus sidang daripada diri nya. Kyla lebih cepat 1 minggu dari sidang Thalia,Kyla lebih dulu menyelesaikan Skripisi nya jadi dia bisa maju lebih dulu dan tidak di sangka nilai yang Kyla dapat adalah A-. “percaya saja kamu bakal lulus,lagipula saat kamu presentasi tadi sangat bagus.” “Benar kah? Tapi tadi ada beberapa pertayaan yang tidak aku jawab dengan maksimal.” Thalia menghembuskan nafas nya gusar,saat sesi pertanyaan tadi ada beberapa pertanyaan yang membuat dia bingung hingga membuat Thalia tidak maksimal untuk menjawab nya. Kyla tersenyum menepuk bahu Thalia,”Tidak apa ap aitu wajar.” Hibur nya,Kyla tahu jika Thalia sangat gugup waktu itu seperti diri nya saat itu. “Mahasiswa Thalia,anda bisa masuk.” Mc sidang nya mempersilahkan diri nya untuk masuk,Thalia menarik nafas nya dalam,di samping nya Thalia memberi semangat kepada Thalia berulang kali. Thalia mengangguk,dia masuk ke dalam ruangan sidang dan menatap semua penguji nya dengan gugup,berulang kali Thalia harus menggosokkan telapak tangan nya untuk mengurangi rasa gugup nya. “Setelah diskusi Panjang tadi,kami memutuskan jika Ananda Thalia Indira lulus dengan nilai A” Thalia melebarkan mata nya terkejut,dia menutup mulut nya tidak percaya dengan nilai yang dia dapat. “Terimakasih sudah berhasil menyelesaikan skripsi ini dengan baik Thalia.” Dosen pembimbing Thalia mendekati Thalia dan menyentuh bahu nya. Thalia menutup mulut nya air mata nya tergenang di kedua pelupuk mata nya.”terimakasih bu,atas bimbingan nya selama ini.” Thalia memeluk erat dosen nya itu,ah dia benar benar Bahagia sekarang. Thalia tidak menyangka jika skripsi nya akan mendapatkan nilai setinggi ini. “Aku tidak tahu bagaimana cara menyelesaikan skripsi ini jika tidak ada ibu.” Ucap Thalia bersyukur,selama ini dosen pembimbing nya lah yang menuntun Thalia dari judul sampai pemilihan metode yang tepat untuk skripsi nya,Thalia sangat bersyukur mendapatkan dosen pembimbing yang tidak mempersulit nya sama sekali. “Keluar lah,teman teman kamu sudah menunggu kamu di luar.” Thalia mengangguk,dia berterimakasih kepada dosen nya lalu pergi keluar. Di luar sudah ada Regan,Kyla dan Michel yang menunggu nya.Thalia tersenyum lebar dia berlari dan langsung memeluk Regan erat. “Bagaimana Lia,kamu lulus?” Thalia mengangguk cepat,dia tersenyum lebar dan memperlihatkan nilai yang dia dapat. “A? Selamat sayang.” Regan membalas pelukan Thalia,dia merasa bangga dengan nilai yang Thalia dapatkan ini. “Tunggu sebentar.” Regan melepas pelukan Thalia dan berjalan mendekati Michel,dia mengambil karangan bunga lalu berjalan Kembali mendekati Thalia. “Untuk Wanita yang paling cantik dan ku cintai di dunia ini.” Thalia tersenyum malu mendengar nya,dia mengambil karangan bunga besar. “Terimakasih.” Ucap nya tersipu malu. “buka karangan bunga nya ada sesuatu untuk kamu.” Thalia memandang bingung Regan tapi dia tetap melakukan keinginan Regan,dia membuka karangan bunga dan melihat sebuah kotak kecil Thalia menatap Regan bingung lalu membuka kotak kecil itu,terlihat sebuah cincin berlian di dalam nya,”Happy 4th aniversery sayang.” Regan tersenyum lebar menatap Thalia. Thalia melebarkan mata nya,astaga dia baru ingat jika hari ini adalah hari jadi 4 tahun mereka. “cincin ini aku pesan khusus,di dalam nya ada nama aku dan nama kamu.” Thalia mengamati cincin itu dengan lekat,cincin nya sangat cantik dan terasa pas di tangan nya. “Re,ini harga cincin nya nggak 250 juta lagi kan?” Tanya Thalia was was,dia tidak ingin Regan membuang buang uang untuk hal seperti ini. Regan menggeleng sambil tersenyum,”Tidak harga nya Cuma 21 ribu dolar.” Thalia terdiam sebentar lalu melebarkan mata nya,sial harga nya hampir 300 juta tapi Regan dengan santai nya bilang Cuma. “Kan,sudah aku bilang jangan beli yang mahal mahal.” Thalia mengerutkan kening nya kesal,jika seperti ini bertambah lagi beban Thalia. Regan hanya tertawa,dia menarik pinggang Thalia untuk mendekat.”Aku tidak masalah mengeluarkan uang sebanyak apapun jika itu untuk kamu,lagipula tidak sering juga aku membelikan barang mahal seperti ini.” Thalia mengerucutkan bibir nya,”Kamu beli nya pakai uang orang tua kamu Re?” “Tidak,pakai uang aku sendiri kok.” Thalia tercengang,dia menatap Regan tidak percaya.Jika Regan membeli cincin ini dengan uang sendiri dan pria itu bila Cuma dengan harga 300 juta,sebenarnya sekaya apa Regan? Thalia memang tidak terlalu mengurusi harta kekayaan Regan,dia hanya tahu jika pria itu memang anak orang kaya. “Ehem.” “Ah iya aku lupa jika Michel dan Kyla juga ada di sini.” Regan menggeser badan nya,membiarkan Michel dan Kyla mendekati Thalia. “Selama Thalia,sekarang kita sudah sama sama lulus.” Pekik Kyla senang,dia tidak menyangka jika dia dan Thalia akan lulus bersama seperti ini. “Akhirnya,nggak usah lagi kita pusing pusing ngerjain laporan.” Thalia melompat senang,sekarang dia tidak perlu lagi untuk mengerjakan laporan yang menumpuk setiap hari nya.Sekarang dia sudah bebas dari laporan. Thalia mendekati Kyla dan berbisik,”Btw bagaimana hubungan kamu dengan Michel,ada kemajuan?” Kyla menggeleng,dia melirik Michel sebentar lalu memalingkan wajah nya lagi. “Sebentar lagi dia bakal membujuk kamu kok.” “Ih apaan si,aku juga nggak mau.” Thalia tersenyum geli melihat wajah Kyla yang memerah,dia menepi dan membiarkan Michel yang berjalan mendekati Thalia. “Selamat serjana sepupu ku tercinta.” Michel melebarkan tangan nya menerima pelukan dari Thalia,Thalia memajukan bibir nya tapi dia tetap membalas pelukan dari Michel. “Kamu kapan mau sidang?” Michel menggaruk tengkuk nya,”Nanti kalau sudah selesai.” Thalia memicingkan mata nya,”Kapan selesai nya kalau kerjaan kamu Cuma main game aja.” Michel tertawa dan menarik Thalia lagi ke pelukan nya,”Janji deh,bakal aku selesaikan secepatnya” “Jangan malas Chel,sudah mau jadi ayah juga.” “Iya iya,setelah ini aku bakal selesain kok.” Michel memutar bola mata nya bosan,jika menyangkut hal seperti ini Thalia akan menceramahi nya Panjang lebar. “Kamu sendiri bagaimana? Kapan di lamar Regan?” lanjut nya,Thalia menunduk malu dia melirik Regan yang berbicara dengan Kyla. “Tidak tahu,mungkin setelah kuliah nya selesai.” “Mau kapan? Umur kamu sudah tua Thalia.” Thalia mengangkat tangan nya dan memukul bahu Michel,”Sembarangan umur aku baru 23 tahun tua dari mana,lagipula aku dan Regan nggak beban untuk menikah cepat tidak seperti kamu.” Sindir Thalia,tapi yang di sindir hanya tertawa lebar. Thalia menggelengkan kepala nya dan berjalan mendekati Regan dan Kyla,dia mendekati Kyla untuk berbisik.”Ky,malam ini kita ngumpul di Apartemen Michel ya? Kita merayakan kelulusan kita.” Kyla melirik Thalia lalu Michel bergantian,”Ayo.”
Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN