PART 57 HAMIL

1119 Kata
Regan membantu Thalia turun dari kursi roda nya dengan pelan,sebenarnya Thalia tidak perlu menggunakan kursi roda tapi Regan bersikeras dengan alasan Thalia belum pulih total.Untuk sementara Thalia akan tinggal di Apartemen Michel lebih dulu,Michel khawatir dengan keselamatan Thalia terlebih saat mendengar jika Wanita itu di ikuti oleh mobil putih sebelum kecelakaan. Thalia tidak bercerita jika dia dan Regan bertengkar sebelum nya,dia hanya bercerita mobil yang mengikuti nya waktu itu,dan kejanggalan kecelakaan Thalia semakin bertambah,awal nya Michel tidak percaya begitu saja Thalia kecelakaan karena ban mobil nya yang terpeleset. “Re,kamu akan Kembali ke rumah sakit setelah ini?” Thalia mendongak menatap Regan,Regan tersenyum dia berjongkok lalu mengelus rambut Thalia pelan.”Iya sayang,sebentar saja.Hari ini pasien sangat penuh aku tidak bisa libur hari ini.” Ucap nya lembut,Thalia memajukan bibir nya lalu mengangguk.Dia masih ingin bermanja dengan Regan. “Hati hati Re.” Regan mengangguk,dia menunduk dan mencium kening Thalia sebelum pergi, * Thalia mengganti saluran televisi berulang kali,dia sangat bosan bahkan Michel tidak memperbolehkan diri nya untuk pergi ke dapur. “Chel,aku mau undang Kyla ke Apartemen ya,aku bosan.” Michel datang membawa coklat panas dan memberikan nya ke Thalia,”emang nya dia mau?” Thalia mengangkat kedua bahu nya,”Nggak tahu tapi coba saja dulu,lagi pula aku sangat bosan di sini kamu bahkan tidak memperbolehkan aku untuk pergi ke dapur.” Thalia mengambil handphone nya dan mulai menghubungi Kyla. “Kyla,kamu sibuk?” “hm enggak sih,Cuma lagi garap skripsi aja.” “yee kebetulan,aku juga mau garap skripsi tapi nggak ada teman.” “Emang ngerjain skripsi harus ada teman gitu?” Thalia mengerucutkan bibir nya kesal,akhir akhir perkataan Kyla nyelekit,seperti sedang PMS saja. “Harus,nanti aku bosan kalau nggak ada yang nemenin.Mau ya Ky.” Kyla menghela nafas nya,”Baiklah,mau ketemuan di mana?” “Di Apartemen Michel aja,aku nggak di bolehin pergi kemana mana dulu.” “What? Nggak mau.” Tolak kyla langsung,Thalia mengerutkan kening nya,kenapa sekarang Kyla tidak suka pergi ke Apartemen Michel,padahal dulu dia yang paling semangat. “Ayolah Ky,Michel nya juga nggak ada di Apartemen.” “Kemana dia?” “Ke kampus dan ke perusahaan setelah itu.” Kyla diam menimbang,”Baiklah aku akan pergi.” Thalia berjengkit senang mendengar nya,akhirnya dia tidak akan kesepian lagi. * “Kenapa baru datang?” Thalia memajukan bibir nya kesal karena Kyla yang sangat lama,Kyla tertawa kecil sambil menggeleng dia meletakkan sekantong plastic snack yang dia beli tadi. “Aku singgah di minimarket dulu buat beli ini.” Thalia melihat isi dari belanjaan Kyla dan berbinar senang,semua snack yang di beli Kyla adalah kesukaan nya. “Ky,kamu beli s**u hamil untuk apa?” Thalia mengambil sekotak s**u hamil di dalam kantong plastic itu,dia menyeringit heran dan memberikan nya kepada Kyla. Kyla melebarkan mata nya dan langsung mengambil s**u hamil itu,”Hm ini untuk tante aku,kemarin tante aku datang untuk menginap beberapa hari dan kebetulan tante aku lagi hamil.” Kyla tersenyum kikuk,dia tidak menyembunyikan kegugupan nya. Thalia meangkat kedua bahu nya dan mulai mengambil laptop nya. “Sudah sampai mana skripsi nya?” “Sudah mau selesai sih,tapi aku malas banget buat terusin.” Thalia menelungkupkan kepala nya,dia seperti kehilangan motivasi akhir akhir ini,padahal skripsi nya sudah hampir selesai. “Kamu sendiri bagaimana?” “Aku sudah selesai,tinggal menunggu tanggal sidang aja,kamu selesaikan gih biar nanti kita sidang bareng.” Thalia mengangguk,dia juga ingin sidang secepat nya,dia sudah lelah mengerjakan skripsi nya ini. Ting “Seperti nya Michel sudah datang.” Thalia menengok dan langsung berlari menuju pintu luar,dia membuka pintu dan benar saja yang datang adalah Michel. “Chel kamu bawa pesanan aku?” Thalia memandang Michel senang,Michel mengangguk lalu mengacak rambut Thalia dia memberikan makanan pesanan Thalia tadi. “Kamu letakkan di atas meja,aku mau bicara dengan Kyla lagi.” Michel mengarahkan mata nya ke samping,terlihat Kyla yang sedang duduk kikuk tanpa menatap nya. “Baiklah.” Michel berjalan menuju meja untuk meletakkan makanan Thalia,tapi ada satu hal yang menarik perhatian nya,yaitu s**u hamil. “s**u ini punya siapa?” Thalia menoleh kepada Michel,”punya tante Kyla.” Jawab nya,Michel mengarahkan pandangan nya kepada Kyla yang hanya diam tanpa melirik nya sama sekali. “Aku baru tahu jika Kyla memiliki tante,bukan nya dia bilang kalau dia tidak punya tante?” Thalia menghentikan pembicaraan nya dengan Kyla lalu menoleh ke arah Michel. “Bagaimana kamu tahu Kyla tidak punya tante?” tanya nya heran,Michel hanya diam dia berjalan mendekati Kyla,menatap nya lekat sedangkan yang di tatap hanya menundukkan kepala nya. “Katakan apa yang sebenarnya terjadi!” ucap Michel tajam. Thalia mengerutkan kening nya bingung,dia tidak mengerti apa yang sedang terjadi,dan kenapa Michel dan Kyla seperti ini. “Kyla,katakan yang sebenarnya!” Kyla mendongakkan kepala nya menatap Michel,”Apa maksud kamu?” tanya nya lagi,Michel yang mendengar itu melebarkan mata nya tidak percaya. “Aku tahu kamu mengerti dengan perkataan ku sekarang,katakan Sekarang.Kamu tidak berhak menyembunyikan ini semua!” Michel berteriak di depan wajah Kyla,dan membuat Thalia panik. “Chel kenapa kamu berteriak kepada Kyla?” Michel menormalkan nafas nya lalu Kembali menatap Kyla.”tanyakan ini semua kepada sahabat mu itu.” Setelah mengatakan itu Michel pergi keluar Apartemen nya. “Ky,apa yang sebenarnya terjadi?” Thalia mendekati Kyla,memegang kedua bahu Wanita itu.Kyla menundukkan kepala nya dia begitu shock saat Michel berteriak di depan nya tadi. Perlahan air mata keluar,bahu nya bergetar hebat hingga membuat Thalia panik.”Kyla,katakan apa yang sebenarnya terjadi?” Kyla tetap menundukkan kepala nya,dia belum siap mengatakan ini. “Kyla,kita sudah mengenal lama.Tidak ada satupun rahasia ku yang tidak kamu ketahui.Kita sahabat,bagaimana bisa kamu diam seperti ini ke aku?” Perlahan Kyla menegakkan kepala nya memandang Thalia,”Aku hamil.” Ucap nya pelan. Thalia melebarkan mata nya terkejut,”Kamu hamil? Tapi siapa ayah nya?” Kyla meneguk air liur nya,meyakinkan diri nya untuk mengatakan ini. “Michel” Darr Thalia tidak bisa berkata kata lagi sekarang saat mendengar ayah dari bayi yang di kandung oleh sahabat nya itu adalah sepupu nya itu. “Sial,bagaimana bisa?” Thalia masih tidak bisa mempercayai ini,dia kira Michel dan Kyla tidak dekat tapi dia salah. “Cerita nya Panjang,tapi ku mohon untuk kamu jangan bilang hal ini ke Michel.” Kyla menyatukan kedua tangan nya memohon kepada Thalia untuk tidak mengatakan hal ini. Thalia menggeleng,”Tidak,Michel berhak tahu Ky.Dia ayah dari anak kamu.” Kyla menggeleng,”Situasi nya tidak semudah yang kamu kira Thalia.Michel benar benar brengsek.” Setelah mengatakan itu Kyla kembali menangis keras hingga membuat Thalia harus menenangkan nya,Thalia menutup mata nya menahan diri nya untuk tidak menampar wajah Michel berkali kali sekarang,apa yang sudah pria itu lakukan hingga Kyla menyebut diri nya b******k seperti itu.
Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN