❄❄❄❄❄❄❄❄❄❄❄❄❄❄❄❄ "Ketika kata hati tertolak oleh raga, Setiap kata akan kehilangan ketulusannya" -Anonimous- ❄❄❄❄❄❄❄❄❄❄❄❄❄❄❄❄ "Kamu tidak bekerja hari ini?" tanya Zahra seraya meletakkan piring di meja makan. Satu berisi Capcay dan lainnya, masakan kesukaan Sang Suami, Rendang. "Haruskah aku ke kantor di saat kedua orang tuaku berkunjung?" tanya Alle balik, seraya memasukkan daging berbumbu ke dalam mulut. Pria yang duduk di ujung meja makan, hanya bisa tersenyum dan kembali melanjutkan suapannya. "Baguslah. Kalau begitu Ummi akan membahas tentang perjodohanmu." Alle menyemburkan isi dalam mulutnya. Kalimat Zahra membuatnya tersedak, seakan ada jemari yang mencekik leher pria itu dan memberi rasa tak nyaman dalam sekejap. Spontan wanita berhijab itu memukul pelan pundak putranya

