"Apa kamu tahu alasan putramu menikahkan Alle dengan istrinya?" tanya Kenzo sembari memperhatikan lalu lintas yang mulai padat. Ordion mengelus dagunya dengan telunjuk. Mengobrak-abrik memori lama yang tersimpan di kepala. "Kara tak pernah bercerita banyak. Kau tahu, aku cukup terkejut saat dia ingin menikahi Reina kala itu. Memang mereka berteman sejak kecil, tapi mereka belum lulus kuliah. Aku sempat menentang, namun saat Kara mengatakan padaku bahwa dia ingin melindungi wanita itu dengan pernikahan. Aku tak bisa menolak. Itu mengingatkanku akan masa lalu kita." Kenzo terkekeh. "Bukan kita, tapi kamu," tukasnya sembari melihat Ordion lewat sudut mata. Pria bule itu mengerutkan alis. Menoleh tak percaya pada pengemudi yang mulai melambatkan laju kendaraannya di persimpangan. Apa dugaa

