Hari itu pun tiba. Presentasi tim Meera untuk Blue Bubble di kantor Heigenz. Pak Yuko ikut bersama mereka, dan pria itu mengoceh sepanjang perjalanan. Mencoba meyakinkan dirinya sendiri bahwa tim Meera benar-benar sudah mempersiapkan presentasi itu dengan sempurna. “Coba cek lagi, apa yang sudah kalian kumpulkan untuk presentasi. Aku ingin materi yang kalian sampaikan nanti sempurna. Jangan permalukan Blue Bubble di depan mantan musuh bebuyutan,” cerocos Pak Yuko. “Please deh, Pak. Jangan bicara seperti itu. Kenapa mesti terus mengungkit masalah masa lalu? Kan udah usang masalah itu. Dan kita mengajak kerjasama Heigenz kali ini, salah satunya untuk mengakhiri masalah perseteruan di masa lalu,” balas Meera sedikit kesal di bangku tengah mobil. Tim berangkat bersama-sama dalam satu kendara

