Bab 18 : Mantan Lebih Indah Ketika Sudah Ada Yang Punya

1153 Kata

Pelayan menghampiri dan menanyakan pesanan Meera. Gadis itu memesan es Americano dengan buru-buru. Jantung dan pikirannya sedang tidak tenang. Dan dengan tidak sengaja memilih menu minuman itu. “Apa kamu punya rencana untuk menyiramku dengan kopi lagi?” celetuk Gyan dengan alis terangkat. Ketika minuman itu diletakkan di meja bersamaan dengan pesanan espresso milik Gyan. Meera mencoba untuk tidak memedulikan sindiran itu. “Tergantung bagaimana kamu bersikap hari ini,” balas Meera kemudian ketika dia menyadari bahwa Gyan sedang menatapnya dan menunggu jawabannya. “Aku membawa bayi hari ini, jadi percaya deh, aku nggak bakalan bicara macam-macam,” balas Gyan dengan cukup mengesalkan. Ujung bibirnya terangkat. Meera berusaha memasang ekpresi wajah yang tenang. Kendati, dia masih ingin ke

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN