“Jadi, bagaimana? Apa kita semua sepakat mengenai hal ini?” lanjut Gyan kemudian setelah cukup lama menunggu Meera mempertimbangkan tantangan dari mantan pacarnya itu. “Jika Blue Bubble begitu menginginkan proyek ini berlangsung, kurasa, syarat menjaga kualitas rasa sereal Trapez lah yang kita inginkan.” Hesa Ginata mengangguk-anguk mengaminkan kalimat Gyan barusan. Tim Heigenz yang lain terlihat telah menyepakati apa yang baru saja pria itu katakan dengan begitu saja. Kecuali Direktur yang tampak tidak beraksi sedikit pun. Ekpresinya juga sulit ditebak. Tangannya terlipat di d**a dan keningnya mengerut. “Bagaimana Direktur? Sepertinya Pak Hesa menyetujui syarat yang saya ajukan pada tim Blue Bubble,” Gyan menyadari ekspresi pria yang akan menjadi calon mertuanya itu, dan akhirnya mengaj

