Janji Eztyo

1470 Kata

. Di dalam tenda di garis belakang barak milik Vocksar. “Eurfo!” panggil Eztyo berbisik tegas. Dia menendang pelan kaki Eurfo yang lurus di sampingnya. Mereka menyandar pada tiang besar yang menjadi penopang utama tenda itu. Eztyo harus menghitung puluhan kali bila ingin berontak dan bergerak dengan kekuatan penuh. Dia harus mempertimbangkan kemungkinan tiang penyangga itu roboh dan justru merugikan mereka berdua. Eurfo membuka matanya sempit, lalu menoleh lemah pada Eztyo. “Seharusnya aku tidak memaksakan diri untuk memimpin sendiri pasukan Zakaffa,” ucap Eurfo lemah sekali. “Tidak ada waktu untuk penyesalan. Kita harus memikirkan solusi untuk bebas dari sini!” tegur Eztyo tegas. “Bila fisikmu sudah lemah, jangan biarkan pikiran dan mentalmu ikut lemah, Eurfo. Sadarlah! Nasib Zakaff

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN