bc

Erzhan Sagara

book_age12+
2
IKUTI
1K
BACA
others
badboy
goodgirl
student
sweet
campus
city
like
intro-logo
Uraian

Erzhan Sagara seorang pria yang masih mencintai masa lalunya yang bernama Lora Nahera, harus menjalani sebuah wasiat untuk menikah dengan seorang wanita yang sama sekali tak ia cintai. Wanita itu bernama Gebriya Aurora. Saat ini, Lora tengah terbaring lemah dirumah sakit karena telah terjadi sesuatu pada Lora. Erzhan yang masih mencintai Lora pun rela meninggalkan dan melupakan Lora, demi menjalakan wasiat itu.

chap-preview
Pratinjau gratis
Chapter 1
Happy Reading!. Cuaca sore hari ini sedang tidak bersahabat, sebentar lagi hujan akan turun karena langit yang sudah mendung. Menatap kosong kearah depan Erzhan sedang duduk sendiran di bangku taman. Suara gemuruh pun semakin terdengar, angin hujan yang semakin terasa dan mungkin sebentar lagi hujan benar-benar akan turun. Erzhan Sagara merupakan anak kedua dari keluarga Erga Sagara, seorang anak dari konglomerat. Erzhan saat ini masih berkuliah, yang sebentar lagi akan memasuki semester akhir. Sangat berbeda dengan sang kakak yang bernama Rafaizan Sagara, Rafaizan anak yang sangat penurut, tidak pernah membantah, pintar dan pandai membangun bisnis. Sedangkan Erzhan seseorang yang sedikit malas, suka balapan, terkadang tidak nurut, suka keluar malam pulang pagi namun ia memiliki otak yang sangat pintar, dan Erzhan merupakan ketua geng di circlenya. Namun Erzhan tidak mempedulikan cuaca sore itu, lebih baik ia terkena hujan daripada harus pulang ke rumah. Ia saat ini sedang frustasi setelah mendengar semua ucapan dan perintah kedua orangtuanya. Flashback On “Enggak! Pokoknya aku engga mau menuruti perintah itu!” Ucap Erzhan dengan tegas. “Dengar Erzhan! Semua ini adalah sebuah wasiat dari keluarga om Gira, beliau sahabat sejati papah sejak sekolah. Berkat beliau papah bisa sesukses ini, almarhum pak Gira yang sangat-sangat membantu papah di saat papah tidak memiliki apa-apa. Papah merasa sangat berhutang budi terhadap beliau, dan ini salah satu cara papah untuk membalas kebaikkan almarhum om Gira.” Ujar Erga (Ayah Erzhan). “Dan sebelum om Gira meninggal, beliau menuliskan sebuah wasiat yang mana anak tunggalnya akan dijodohkan dengan kamu. Karena pak Gira sangat percaya bahwa keluarga kita terutama kamu, bisa menjaga dan melindungi Gebriya putri satu-satunya itu.” Lanjut Erga. Gebriya Aurora seorang gadis yang sangat cantik. Ia mahasiswi satu kampus dengan Erzhan, Gebriya merupakan mahasiswa semester 3. Saat ini Gebriya sudah tidak mempunyai siapa-siapa ia hanya sendirian, sang bunda telah meninggal 6 tahun lalu dan sebulan kemaren sang ayah tercinta menyusul bunda untuk pergi selama-lamanya. "Kenapa harus aku sih pah? Kenapa engga bang Rafa aja? Kan dia yang paling-paling baik dibanding Erzhan.” Ujar Erzhan yang sudah tau perbedaan antara ia dengan sang kakak sangat berbeda jauh. “Abang kamu itu sedikit lagi mau menikah dengan kekasihnya, tidak mungkin bila bang Rafa yang menikahi Gebriya! Lagipula om Gira maunya kamu menikahi putrinya bukan bang Rafa!” Tegas Erga. Erzhan menghembuskan napasnya kasar, “Tapi aku masih punya Lora pah, aku sayang dan juga aku cinta banget sama Lora!” Lora Nahera seorang perempuan cantik dan baik hati, yang sudah bersahabat lama dengan Erzhan hampir 6 tahun.. mereka mulai bersahabatan sejak duduk di bangku SMA membuat Erzhan memiliki perasaan lebih ke Lora, suatu hari Erzhan menembak Lora  tetapi Lora menolaknya, karena Lora takut persahabatan mereka hancur saat sudah pacaran. Mereka berdua saling berjaga dan jika sudah waktunya, mereka berdua akan menuju ke jengang yang lebih serius. Jadi tidak ada pacaran diantara mereka akan tetapi langsung menikah. Namun saat ini Lora tengah terbaring lemah di ICU, Lora sudah 3 bulan koma karena Lora diserang oleh beberapa orang yang tidak diketahui secara pasti siapa yang menyerang Lora. “Tapi kamu dengan Lora hanya bersahabat dekat, kalian tidak menjalin hubungan pacaran. Lora sudah papah anggap sebagai adik kamu Erzhan!” Ucap Erga yang juga sayang terhadap Lora. Erzhan masih berdengus kesal ia menghampiri sang mamah, “Mah ayolahh, Erzhan engga mau nerima perjodohan ini.” Erzhan mengoyang-goyangkan lengan mamahnya itu. “Keputusan mamah sama seperti papah Zhan, mamah juga banyak berhutang budi kepada keluarga mereka. Apalagi almarhumah tante Anyara sudah banyak sekali membantu mamah, saat papah kamu masih membangun bisnisnya.” Ucap Nayara (Ibu Erzhan). “Erzhan aja engga kenal sama dia! Apalagi untuk sayang dan cinta sama dia itu sangat tidak mungkin mah, pah.” Wajah Erzhan sedikit melas. “Secara perlahan kamu bisa menerima semua ini Erzhan, besok kamu bertemu dengan Gebriya agar kalian saling kenal satu sama lain! Nurut kali ini Zhan, awas kalau kamu berani kabur papah akan menyita motor kamu, agar kamu tidak bisa ikut balapan lagi.” Ucap papah dengan tegas. “Arggh,” Erzhan berdecak kesal, ia segera mengambil kunci motornya dan segera pergi entah kemana. Flashback Off Tikk… tikkk tetesan hujan mulai turun mengenai tubuh Erzhan, ia segera mematikan rokoknya dan segera pergi dari taman itu. Erzhan menuju sebuah rumah sakit untuk menjenguk Lora, Ia memang sangat sering menjenguk sahabatnya itu. Pokoknya ia harus bertemu dengan Lora setiap hari, kalau tidak ia pasti akan sangat rindu. “Haii cantikk, masih belum mau bangun nih?” Ucap Erzhan sambil menarik sebuah kursi untuk duduk di samping kasur Lora. Erzhan memegang tangan Lora, “Kurus banget nih tangan, bangun Lora sayang. Nanti gue ajak lo makan sepuasnya, semua makanan yang lo suka akan gue kasih.” “Lo koma selama 3 bulan tapi bagi gue, lo koma selama 3 tahun Ra. Gue bener-bener kangen sama lo, gue janji gue akan nemui siapa yang nyerang lo dan gue akan bales dendam sama mereka semua.” Erzhan menunduk ia masih memegangi tangan Lora, Erzhan menyesal dengan kejadian 3 bulan lalu. Kalau saja ia melarang Lora untuk mengendari mobil sendirian malam itu, maka Lora tidak akan terbaring lemah disini. “Lora gue sayang dan cinta banget sama lo, gue mau lo sadar dari koma secepatnya. Gue mau menjalani hidup selamanya sama lo Ra bukan sama dia! Gue… gue dijodohin sama anaknya temen papah gue, tapi gue bener-bener engga mau nikah sama dia gue maunya nikah sama lo Lora Nahera.” “Nikah?… belum nikah aja lo udah buat Lora koma, gimana nanti saat lo nikah sama dia.” Ucap seorang laki-laki yang entah kapan sudah berada di depan pintu. “Ngapain lo kesini?” Ucap Erzhan kesal. “Jengukkin pacar gue lah.” Jawab nya santai. “Engga usah ngaku-ngaku Van! Dia aja ogah sama lo” Ujar Erzhan menatap tajam laki-laki itu. Revan Savalas seorang laki-laki tampan dan cerdas, ia sayang dan mencintai Lora. Namun Revan dipandang sebagai cowo b******k oleh beberapa orang akibabt ulah yang dirinya buat. Dulu Erzhan, Lora dan Revan bersahabatan baik, mereka selalu bersama-masa hingga akhirnya ada suatu masalah. Revan dan Erzhan sama-sama memiliki perasaan yang lebih terhadap Lora, dan Lora memiliki perasaan lebih terhadap Revan. Bisa dibilang Revan dan Lora saling suka, Akhirnya mereka beruda berpacaran. Awalnya Erzhan mengikhlaskan Lora berpacaran dengan Revan, persahabatan mereka pun masih berjalan baik. Namun semua berantakan setelah mengetahui ternyata Revan menembak Lora karena sebuah taruhan, Revan ditantang temannya jika berhasil menjadikan Lora sebagai pacarnya, maka Revan akan mendapatkan sebuah Lamborghini dari temannya. Mengetahui Lora sebagai bahan taruhan membuat Erzhan mengamuk ia meninju Revan hingga babak belur, Lora sendiri pun depresi ternyata cinta nya selama ini hanya sebuah taruhan. Sejak itu persahabatn mereka hancur tapi Erzhan tetap bersama Lora sampai saat ini. Revan? Revan menghilang entah kemana sejak kejadian itu. Namun saat mendegar Lora koma karena kecelakaan, membuat Revan datang kembali ke kehidupan Erzhan dan Lora. Sejujurnya Revan memang memiliki perasaan lebih terhadap Lora, namun egonya yang tinggi ia akan malu jika teman-temannya tau bahwa ia benar-benar sayang dan cinta sama Lora. “Pergi lo! Lo udah engga berarti buat Lora, dia udah benci banget sama lo Van.” Ujar Erzhan dengan sedikit emosi. Revan tersenyum miring, “Gue engga akan percaya Lora benci gue, selagi bukan Lora yang ngomong sendiri sama gue. Dan lo Zhan engga ada hak untuk mengusir gue darisini, lo juga engga ada hak untuk melarang gue untuk dekat-dekat dengan Lora. Karena lo bukan siapa-siapanya, lo Cuma sahabat yang predikatnya hanya sebatas teman bukan lebih!” Erzhan mengempalkkan kedua tangannya, rasanya ingin sekali meninju manusia didepannya ini. namun sangat tidak mungkin karena mereka sekarang berada di rumah sakit, Erzhan tidak mau membuat onar di tempat umum itu. “Lo itu udah buat Lora depresi! Lo tau ga? Setelah kejadian itu apa yang dilakukan Lora? Lo engga tau kan? Lo main pergi gitu aja demi lamborghini dan ninggalin Lora yang sangat depresi.” Kata Erzhan yang kian emosi. “Sekarang lo udah tau kan kalau gue kembali lagi di kehidupan lo dan Lora, jadi sekarang gue juga akan nunggu Lora bangun dan gue akan berusaha untuk mendapatkan kembali Lora sebagai pacar gue.” Ujar Revan pergi meninggalkan ruangan ICU itu. Perasaan Erzhan menjadi tidak tenang karena Revan datang kembali ke kehidupan dia dengan Lora, Erzhan tidak mau Lora bertemu kembali dengan Revan di saar Lora tersadar nanti. Erzhan mengelus kepala Lora, “Lo engga usah takut ya Ra, gue yang akan jaga lo dari orang itu. Lo akan aman sama gue, dan gue engga akan biarin lo diembat lagi sama Revan.” ***** Erzhan menghampiri Rafa yang sedang duduk dihalaman belakang rumahnya, “Bang bantuin gue dong buat batalain semua ini, gue engga mau sama perjodohan itu! Gue engga kenal sama itu orang, kenal aja engga gimana bisa gue bakal hidup selamanya sama itu cewe.” “HAHAHA sukurin lo! emang enak dijodohin, rasain! Seneng banget gue denger tuh info.” Ujar Rafa semakin membuat Erzhan kesal. “AH ilah! Rese lo jadi manusia! Apa kata temen-temen gue nanti bang kalo mereka tau gue dijodohin, mereka pasti ketawain gue, dikira gue engga laku.” “Makanya jadi anak itu harus nurut apapun perintah orang tua! Lo sih suka membangkang sama mamah papah, jadi kena karmanya kan lo sekarang. Lagian nih ya papah sama mamah merima perjodohan itu juga agar lo bisa diatur Zhan, biar lo kapok engga semua hal bisa lo lakuin sesuka yang lo mau.” jelas Rafaizan. “Ah elah, lo aja bang yang nikah sama tuh cewe.” Kata Erzhan yang langsung duduk di samping Rafaizan. Bugh... Sebuah bantal mendarat di d**a Erzhan, “Sembarangan aja lo, gue itu mau nikah sama cewe gue! Enak kan jadi gue? bisa nikah sama orang yang gue sayang. Makanya ikutin jejak gue yang selalu nurut, baik hati, rajin menabung ini. Ehh tapi percuma sih, lo udah keburu di jodohin sama itu cewe haha mmpus lo rasain!” “Gue rasa ka Zaina salah milih orang buat dijadiin suami, pake pelet apaan lo bang sampe-sampe ka Zaina mau nikah sama lo?” Ledeknya. “Pelet cinta lah, dah lah gue mau ketemuan dulu sama ayang beb gue. Byeee.” Rafaizan meninggalkan Erzhan sendirian. Thankyou for Readingg...

editor-pick
Dreame-Pilihan editor

bc

Sentuhan Semalam Sang Mafia

read
188.7K
bc

TETANGGA SOK KAYA

read
52.2K
bc

DIHAMILI PAKSA Duda Mafia Anak 1

read
40.9K
bc

Setelah Tujuh Belas Tahun Dibuang CEO

read
1.2K
bc

B̶u̶k̶a̶n̶ Pacar Pura-Pura

read
155.8K
bc

TERNODA

read
198.7K
bc

Dinikahi Karena Dendam

read
233.8K

Pindai untuk mengunduh app

download_iosApp Store
google icon
Google Play
Facebook