“Saya baru tahu, ada orang kaya yang punya hobi malakin orang,” sindir Alfaraz tajam. Thalia yang tidak merasa dirinya sedang disindir, meneruskan pekerjaannya menyalin isi media penyimpanan eksternal ke laptop Alfaraz. Konsentrasinya terpecah antara komputer jinjing di hadapannya dengan tugas kuliah yang terbengkalai. Ia berharap di jam istirahat nanti bisa menyelesaikan tugas tersebut dan langsung mengirimkannya kepada dosennya via email . “Wah, saya juga baru tahu, tuh, Pak. Manusia memang makhluk yang serakah.” Thalia mengangkat kepala. “Bapak tahu sendiri, kan, orang kaya tidak akan kaya selamanya bila tidak pandai-pandai mengelola hartanya?” “Begitu?” Al mangut-mangut. Entah Thalia tidak menangkap maksud sindirannya, atau gadis itu memang humble tidak terkira? Menurut penuturan is

