Pilihan Yang Sulit

2103 Kata

“Silahkan,” Ucap Adel mempersilahkan Bambang untuk masuk ke dalam rumahnya.            Raka yang sedang menonton tv, langsung menghampiri sang Ibu.            “Mami.” Ucapnya sambil memeluk kaki Ibunya.            “Iya sayang.” Jawab Adel lalu mengusap rambut anaknya.            Bambang sempat terenyuh saat melihat cucunya, namun wajahnya ia buat sedingin mungkin. Adel tidak bermaksud untuk menyembunyikan keberadaan Raka lagi. Yang terjadi biarlah terjadi, yang jelas dia akan mempertahankan anaknya apapun yang terjadi.            “Bu, saya permisi dulu.” Ucap suster yang mengasuh anaknya.            “Iya, makasih Sus.”            Setelah Suster itu pergi, Adel menoleh ke arah Bambang.            ‘Silahkan duduk.”            Adel kemudian membungkuk pada anaknya, “Raka, tunggu Mami

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN