Terbakar Cemburu

1934 Kata

Keadaan Rumah Sakit siang itu begitu ricuh, counter farmasi dibuat geger akibat seorang pasien marah-marah karena obat puyer racikan yang diberikan kepada anaknya tumpah dan berantakan. Dia meminta pertanggung jawaban atas kejadian itu.  “Saya tidak terima, masa obat anak saya berantakan seperti ini. Sampai di rumah bahkan ada yang kosong bungkusnya. Gimana sih? Dosisnya kan jadi berantakan.” Ucap Ibu itu marah-marah, semua orang yang ada di sana seketika menatap kejadian tersebut. “Maaf Ibu, biar kami ganti.” Ucap Ulfa. “Saya mau bicara sama pemilik Rumah Sakit ini, saya kenal dengan mereka. Biar mereka tahu bagaimana kerjaan anak buahnya.” “Maaf, tapi ini sudah kami ganti. Ibu tidak perlu sampai ke atasan.” Jawab Ulfa. “Enak saja kamu ya. Ini nyawa orang taruhannya, kamu jangan semb

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN