Sahabat

1052 Kata

Siang ini gue termenung di balkon kamar gue masih berusaha mengingat siapa She itu, kenapa kepala gue sakit banget kalau berusaha mengingat dia? Dia siapa? Dia berharga enggak buat gue? Semakin gue pikirin semakin jadi pemikiran dan rasa kepo gue terhadap nama She itu, gue bingung harus berbuat apa, gue sama sekali tidak mengingat apa pun. Kepala gue sakit, pusing, rasanya mau pecah kalau gue memaksakan untuk mengingat siapa She itu. Gue menatap langit biru di atas itu. Sepertinya damai banget dengan awan. Kapan kehidupan gue bisa seperti itu? Gue selalu saja menyamakan semua hal dengan kehidupan gue, gue terlalu pesimis, gue bodoh dan sering insecure. Gue keluar dari balkon lalu turun ke dapur untuk mengambil air. Setelah meneguk 1 gelas air, bel rumah gue berbunyi nyaring. Gue denga

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN