Sehun benar-benar tidak mengerti siapa laki-laki itu, dia pesaing baru perusahaan keluarganya. Baru-baru ini Saya mendengar kabar merger perusahaan orang itu dengan perusahaan lainnya. Kabarnya mereka memperbesar perusahaan karena adanya pernikahan titik saya sebenarnya tidak mengerti kenapa bisa tiba-tiba perusahaan keluarganya merosot seperti ini dan para sablier pun berpindah ke perusahaan mereka. Saya memijat pelipisnya dia Lalu memberikan foto itu kepada Carlos. " seperti biasa, jalankan perintahku titik selidiki Apa keunggulan mereka, lalu kita akan melakukan modifikasi bisnis. Bukan berarti kita menerima mereka tapi merekalah yang mengambil konsumen kita. "Dan menatap tajam Carlos, auranya sangat berapi-api, dia seperti penuh dengan kebencian titik D sendiri juga tidak pernah menyangka jika akan berhadapan dengan orang seperti itu titik Jujur saja pesaingnya kali ini sangatlah licik. Pesaingnya benar-benar memberi tawaran kepada supplier harga yang di bawah Wah jauh dari harga yang pernah sen tawarkan. Pesaingnya memberikan harga yang sangat murah, bahkan ini bisa dikatakan pesaingnya telah memonopoli pasar. Ini saatnya saya bangkit dan kemudian dia harus mengubah kembali strategi bisnisnya. Ini sama seperti dia harus mulai dari nol. Carlos lalu mengangguk kemudian dia menatap Sean. "Tuan, Kalau boleh saya sarankan, lebih baik pernikahan Kedua keluarga harus cepat disatukan karena sepertinya perusahaan jika semakin besar dan bertumbuh maka pasti akan menjadi lebih baik. " saya tidak membantah dengan saran Carlos, ucapan Carlos memang benar, dia hanya mengangguk lalu menyuruh Carlos pergi untuk menyelidiki. ASEAN mengadakan kepalanya ke langit-langit, dia memejamkan matanya sejenak titik kepalanya terasa pening, setiap harinya rasanya masalah selalu bertambah titik kalau dia menikah dengan Rachel itu artinya ibu arabel pasti akan semakin membenci Isabel. Sebenarnya saya tidak mau melakukan hal itu, dia juga memikirkan tentang keluarganya, mati hanya ingin keluarganya damai tidak memperebutkan siapapun titik ASEAN lalu mengambil kunci mobilnya dan dia berniat untuk pulang, dia harus bertemu dengan ibunya membicarakan tentang pernikahannya, apalagi pernikahannya sebentar lagi dan di depan mata kok mah dia tahu pasti Ti tapi bagaimana dengan ibu Arab bel? Sehat aku jika ibu arabel melakukan hal-hal yang tidak diinginkan. Dan melajukan mobilnya, sesekali dia menikmati jalanan kota Paris yang begitu indah titik selama ini dia selalu menikmati kesendiriannya, jarang sekali dia berlibur. Sekilas potongan kejadian kemarin saat dia bersama Rachel membuat dia tersenyum sendiri titik Dia teringat Bagaimana Rachel sangat cantik dan menawan. Rachel memang perempuan yang sangat manis, saya juga menyukainya tapi dia tidak mau keluarganya berantakan dan penuh dengan pertengkaran. Send kasihan dengan Gabriel, dia tahu pasti nanti sabar akan tersudut jika ada pertemuan keluarga, Isabel gadis biasa, dia lahir di kalangan gadis biasa tapi meski ayahnya seorang dosen dan menyandang status yang terpandang, Ibu Arafah tetap saja tidak menginginkan Isabel. Mungkin Ibu arabel nantinya akan terus-menerus menyudutkan Isabel. Saya tidak tega jika membayangkan hal itu terjadi, tapi bagaimana lagi? Dia tidak memiliki pilihan selain menikah dengan Rachel. Lagi pula sejak awal saya sudah mengambil keputusan ini, dia sudah mengambil keputusan untuk mau menikahi Rachel. Maka dari itu Mulai detik ini dia harus fokus. Tapi dia ingin membicarakan tentang hal ini kepada Ibu Sherin terlebih dahulu sebelum dia memantapkan hati untuk menikahi Rachel. Sean memeluk ibunya dari belakang, ibunya sedang menyiram tanaman. "Ya ampun Sean! Kamu mengageti saja! Kenapa jam segini kamu sudah di rumah? Bukan Kak ini jam kantor? Kamu ini harus menjadi pemimpin yang baik, tidak seharusnya kamu bermalas-malasan, kamu kan berjanji sama ibu kalau kamu akan menjadi pimpinan yang baik. " saya tersenyum dan mengangguk dia Lalu menatap ibunya dengan tatapan sendu titik Sherin benar-benar heran dengan tatapan, ada yang aneh dengan tatapan putranya, seperti menghawatirkan tentang sesuatu.
, Kamu kenapa tanda tanya kenapa kamu seperti menghadirkan sesuatu? Ada apa? Kamu tidak bisa menyembunyikan ekspresi apapun dari ibumu sendiri titik jujur dengan ibu ada masalah apa? " saya lalu mengambil selang air yang dipegang oleh Sherin dia Lalu membantu untuk menyirami bunga-bunga yang ada di sini. "Bukan masalah besar Bu, Hanya saja aku berfikir kalau pernikahanku dengar Rachel tetap dilaksanakan, apa ini benar-benar baik-baik saja untuk Isabel? Ibu tahu sendiri kan jika Ibu arabel orang yang seperti apa? Bagaimana jika nanti Isabel malah terpojok dan dan apa itu tidak kasihan melihatnya? " Sherin menarik nafas lalu menghembuskannya, dia tersenyum menatap Sean."kamu tidak perlu khawatir, untuk masalah lain diluar pernikahan kamu, biar ibu yang mengaturnya. Biar ibu yang berbicara dengan ibu arabel. Ibu yakin pasti ada cara untuk melakukan ini semua, pasti ada cara untuk ibu Ara belum memahami semua ini titik jadi kamu cepat saja menikahi Rachel lalu biar yang lain ibu yang mengaturnya. "