Pagi itu, Reina terbangun dengan perasaan berbeda. Ia tersenyum kecil mengingat bagaimana Kenzo memperlakukannya semalam. Pria itu memang dingin dan sulit ditebak, tetapi perhatian kecil yang ia tunjukkan cukup membuat hati Reina menghangat. Kenzo bahkan menolak permintaan Angela untuk menginap demi dirinya, sesuatu yang tidak pernah Reina bayangkan sebelumnya. "Dia memang aneh," gumam Reina sambil tersenyum, lalu menggeleng pelan. Reina melompat dari tempat tidur, mengambil handuknya, lalu masuk ke kamar mandi. Suasana hatinya begitu baik hingga ia bersiul kecil saat air hangat menyentuh kulitnya. Baginya, mandi pagi kali ini terasa menyegarkan, seolah menghapus segala beban yang ia rasakan belakangan. Setelah selesai mandi, Reina mengenakan piyama tipis sambil mencari pakaian yang aka

