27 - Terbukanya Rahasia

1938 Kata

Berjalan sekitar sepuluh menit dari gerbang utama komplek perumahan, Dee dan Devano akhirnya sampai di depan pagar rumah Dee. Saat Dee hendak membuka pagar rumahnya, Devano menepuk bahu Dee. Membuat gerakan tangan Dee terhenti. "Aku pulang dulu sebentar, kamu tunggu di sini aja." "Ngapain pulang?" tanya Dee. Devano tidak menjawab. Ia justru langsung berlari ke arah rumahnya. Segera membuka gerbang dan berlari kecil di halaman. Begitu sampai di kursi yang ada di depan rumahnya, Devano melihat sebuah buku di sana. Dengan judul Bumi yang menghiasi sampul depannya. Novel karya Tere Liye tersebut diambil olehnya, sedangkan plastik berisi satu buku yang sejak tadi ditentengnya digantungkan di gagang pintu. Setelah itu Devano kembali berlari menuju Dee. Membawa novel karya Tere Liye bersamany

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN