Leo masih duduk di depan Via, pandangannya penuh keraguan. “Via, bolehkah aku bicara serius denganmu?” tanyanya dengan wajah tegang. Via mengangguk, memberikan izin dengan raut muka yang penuh perhatian. “Tentu saja, Leo. Ada apa?” Leo menarik napas dalam-dalam sebelum membuka percakapan sulit itu. “Apa yang terjadi sebenarnya? Kau boleh menceritakan kepadaku. Siapa tau aku bisa membantu.” Via terdiam, dia enggan untuk menceritakan permasalahan hati dan rumah tangganya. Leo menatap Via dengan simpati, “Apa yang terjadi, Via? Ceritakan padaku.” Via menjelaskan segala permasalahan yang mendera rumah tangganya, mulai dari komunikasi yang kurang baik karena Alan yang sibuk dengan pekerjaannya, mereka belum saling mengerti satu sama lain, hingga keluarga Alan yang mencurigai kehamilannya. L

