Seorang lelaki yang mengenakan jas putih panjang selutut dengan sebuah buku di tangan tengah berdiri di depan halte, sembari menunggu bus. Semilir angin sore menerpa rambutnya, mengacak-acak surai hitamnya yang baru saja dipangkas beberapa minggu lalu. Ia lantas menaiki bus kala bus datang. Menempelkan kartu busnya pada pembaca kartu yang terletak di samping supir. Lalu segera duduk di satu bangku yang kebetulan masih kosong. Saga menyandarkan dirinya pada sandaran kursi. Merasakan dinginnya penyejuk udara sembari menatap pemandangan sekeliling di luar kaca. Sudah empat tahunan Saga menetap di Singapura. Sekarang ia tengah menempuh pendidikan kedokteran, tepatnya sedang di masa preklinik untuk mendapatkan gelar sarjana. Soal kondisi penyakitnya, sekarang ia sudah jauh lebih membaik. Se
Unduh dengan memindai kode QR untuk membaca banyak cerita gratis dan buku yang diperbarui setiap hari


