"Gue minta maaf Ga," cicit Alea pelan. Ia sadar betul sikapnya pada Saga belakangan ini sangat keterlaluan. "Jangan minta maaf ke gue. Minta maaf sama Ayana." Alea menggeleng. "Bukan itu," Cowok dengan wajah yang kelihatan pucat itu lantas menaikkan sebelah alis. "Maafin sifat kekanakan gue." Alea menggigit bibir bawahnya pelan, sedikit ragu, sebelum meyakinkan diri sekali lagi untuk melanjutkan. "Gue gak bisa break. Gue gak bisa lo ngejauhin gue. Terserah lo mau nganggep gue apa, tapi gue ngerasa beda... Ketika lo menjauh dari gue." "Lo yang bikin gue menjauh, Al. Gue pikir emang itu yang lo mau." Alea lagi-lagi menggeleng. Menyanggah pernyataan cowok itu barusan. "Gue tau gue salah. Awalnya gue cuma takut... Gue takut lo malah ngebenci gue setelah tau yang sebenernya." "Itu

