Saga membuka matanya perlahan. Langsung saja mendapati Alea yang sedang tertidur pulas dengan tangan sebagai bantal di sebelah ranjangnya. Cowok dengan selang oksigen di hidung itu lantas mengangkat selimutnya, mengalihkan kepada cewek itu tidak kedinginan. Saga lalu melihat ke sofa, dimana ada Amira yang sedang tertidur pulas di paha. Sesekali menggeliat, namun tidak mengusik Wavi hingga ayahnya tidak terbangun. Saga menghela nafasnya pelan. Pasti Dara sendiriandi rumah sekarang. Tidak ada yang tau bagaimana kondisi Dara sekarang. Saga jadi kembali merasa bersalah. Saga pikir pilihannya untuk menyerah akan penyakitnya mampu menyudahi semuanya. Namun ternyata tidak. Semuanya malah menjadi lebih ruwet. Dan lagi, ini karena ulahnya. Bruk! Suara gemerisik barusan sukses menarik perhatia

