Cerpen 3 : Dering Telepon 6

532 Kata

Bagaimana kalau dia berhasil masuk dan berdiri tepat dihadapanku saat aku mendongakkan kepala? Bagaimana kalau wajahnya yang mirip ibuku itu tiba-tiba muncul tepat di hadapaku dengan jarak hanya lima sentimeter? Adegan-adegan film horor berputar-putar dalam kepalaku layaknya sebuah komedi putar horor yang mengerikan! Aku mengintip perlahan melalu celah-celah rambutku yang tergerai sebagian ke depan. Gelap dan remang. Menakutkan. Tapi tak ada siapapun. Jantungku berdebar keras kembali. Glek! Aku menelan ludah berat dan menegakkan kepala. Aku sendirian..... Mataku melirik pintu yang terhalang itu. Aku mengerjap sekali. Aku bangkit perlahan dan mendekati pintu itu. Mencoba mendekatkan daun telingaku pada pintu kamar. Pinggulku masih sakit, tapi tidak begitu sakit seperti sebelu

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN