"I-ibu-" belum sempat aku menjawab pertanyaan ibuku versi telepon, dari arah kamar mandi, ibuku yang satu berteriak, "Sayang! Tutup saja teleponnya kalo kamu dapat telepon aneh! Ibu kemarin dapat telepon yang mengaku-ngaku kalau itu kamu pas kamu udah tidur nyenyak di kamar!" Eh....? "Hana? Hana? Ada apa?" Suara yang mirip suara ibuku itu terdengar jelas di kuping kananku, seketika itu juga tanganku gemetar hebat dan nyaris menjatuhkan gagang telepon. "Si-siapa ini?" Aku memberanikan diri bertanya pada orang yang mengaku ibuku di telepon. "Hana, sayang! Ini ibu! Apa ada orang lain di rumah?" Suara itu masih terdengar panik. "Ka-kamu bukan ibuku!" "Hana...." Suara itu terdengar halus dan meremang di telingaku. Seolah yang berbicara itu tepat berada di belakangku. Buk! Aku terperanj

