Cerpen 3 : Dering Telepon 4

305 Kata

Klek! Klek! Klek! "Tidak... Tidak!!"" teriakku dalam bisikan bercampur rasa kalut dan tangis ketakutan. Pintunya tak mau terbuka! "Sayang! Kau mau bawa bekal daging atau tidak?" Ibu versi lain itu kembali berteriak dari arah kamar mandi, tampaknya ia menjatuhkan sesuatu yang mengenai konter kamar mandi hingga berbunyi nyaring menakutkan. KLANG! Seperti suara denting pisau yang dijatuhkan ke dalam konter..... "TIDAK! TIDAK!!!!" aku menggedor-gedor pintu dengan air mata merebak penuh horor.   "Kuncinya! Dimana kuncinya???" Tanganku meraba-raba dengan panik lubang kunci yang kosong. Aku berbalik seketika, punggung bersandar di pintu. Pikiranku kalut bukan main! Mataku melirik ke kiri dan ke kanan, mencari-cari benda kecil bergerigi berwarna kuning tua. Jantungku kini berdebar l

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN