“Rin, aku kok belakangan sering banget kena sial, ya?” Bianca melepaskan headphone yang melingkar di kepala, ketika dirasa dirinya perlu berbicara cukup serius dengan Karina. “Sial kenapa kali ini? Kalah fanwar ama fans boyband lokal lagi? Atau ditinggal wamil ama gebetan halu kamu?” Seekor kucing memotong jalan keduanya, si belang menggemaskan itu memang sering terlihat di sekitar kampus, beberapa mahasiswa usil kadang ada yang sengaja membawanya ke kelas Miss Nirmala, dosen killer yang alergi bulu kucing. Kalau sudah begitu, bisa dipastikan kelas tidak akan kondusif, dan Miss Nirmala akan segera berlalu dari hadapan mereka. “Bukan itu, Rin, ini kesialan yang nyata. Anehnya, itu selalu muncul tiap aku ketemu ama seseorang. Seolah pada jarak seratus meter aja aku bakalan kena aura

